skip to main
|
skip to sidebar
Ketika pedulimu sudah tidak dihargai.
Tak ada alasan bagimu untuk terus menangisi.
Ketika pedulimu sudah tak dianggap.
Tak ada alasan bagimu untuk tetap berharap.
Ketika pedulimu sudah dicampakkan.
Tak ada alasan bagimu untuk tetap bertahan.
Ketika pedulimu sudah dibuang.
Tak ada alasan bagimu merasa bimbang.
Ketika pedulimu sudah tak diharap.
Tak ada alasan bagimu untuk terus meratap.
Hidup terlalu singkat jika hanya untuk berharap. Mengharapkan orang
yang sudah tidak peduli adalah sebuah kesia²an. Memikirkan orang yang
sudah tidak peduli adalah sebuah kerugian.
Read More
Usai perhelatan akbar
kulakoni Madah Laku Diam
nyaris sepurnama ini
tak lain untuk mendalami gerak
"Siri na Fesse" di antara kita,
Sayang sepekan lalu
engkau masih tetap menggumam
perulangan janji-janjimu
yang selalu tertunda-tunda,
Apakah
kecintaanmu pada hiasan dunia
rela kau tukar dengan melepaskan "Siri"
yang mestinya tetap setia
bersanding dengan daya fikirmu.
Lantas kedepan
adalah pembuktian
keberadaan "Fesse"
apakah masih menyatu
dengan Nurani kedirian
sebagaimana muasal kita
menyebut dirinya "Ogi-ka".
By Muh. Marwan R.Hussein, ST.
Read More